Thursday , November 14 2019
Home / Artikel / Kabupaten Bogor Paling Rawan Bencana, Masyarakat Diminta Waspada

Kabupaten Bogor Paling Rawan Bencana, Masyarakat Diminta Waspada

pksbogor.id, Bogor –– Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),
Kabupaten Bogor merupakan daerah paling rawan bencana. Sepanjang 2018
lalu, menurut BNPB, terjadi 76 kali bencana di Kabupaten Bogor.
Masyarakat Kabupaten Bogor pun diminta mewaspadai potensi bencana
terutama, longsor, banjir, dan angina kencang.

Hal itu disampaikan Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Kabupaten
Bogor, Tb Soenmandjaja usai berkunjung ke kantor Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jumat (11/01/2019). Kondisi
geografis Kabupaten Bogor yang banyak perbukitan dan pegunungan dengan
kondisi alam banyak yang rusak membuat potensi bencana di Kabupaten
sangat tinggi. Apalagi Kabupaten merupakan daerah dengan populasi
penduduk tertinggi di Indonesia yitu lebih dari 5,8 juta jiwa, potensi
korban jiwa akibat bencana pun cukup tinggi.

“Kami menghimbau masyarakat mewaspadai potensi bencana di Kabupaten
Bogor dengan meningkatkan kesiapsiagaan semua elemen masyarakat,”
ujarnya.

Lebih lanjut Soenmandjaja mengungkapkan, berdasarkan hasil
kunjungannya ke BPBD Kabupaten Bogor, disebutkan bahwa ada 21
Kecamatan yang rawan bencana di Kabupaten Bogor. Kemudian dari jumlah
kecamatan tersebut, ada 250 desa yang berpotensi rawan bencana.

Soenmandjaja juga menghimbau agar segera melapor ke aparat terdekat
apabila masyarakat menemukan tanda-tanda adanya bencana. Hal itu
penting untuk meminimalisir dampak terutama korban jiwa jika bencana
datang.

“Hasil diskusi kami dengan pihak BPBD, salah satu lokasi yang harus
diwaspadai adalah tempat-tempat pariwisata. Selain karena terbuka,
tempat wisata di Kabupaten Bogor umumnya berada di lereng-lereng
perbukitan. Sementara alat peringatan dini bencana di obyek wisata
Kabupaten Bogor sangat minim,” kata Soenmandjaja.

Berdasarkan peta rawan bencana, wilayah yang sangat rawan terkena
bencana ada di tiga daerah. Di wilayah Barat meliputi Kecamatan
Sukajaya, Cigudeg, Nanggung, Leuwiliang, Leuwisadeng, Pamijahan dan
Tamansari. Untuk wilayah Selatan, tercatat di Kecamatan Ciawi,
Megamendung, Cisarua, Cijeruk dan Cigombong. Selanjutnya untuk wilayah
Timur yakni Kecamatan Sukamakmur, Tanjungsari dan Cariu.

Sementara itu Badan Meteorogi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Bogor
menyebut, cuaca ekstrem hujan lebat akan berlangsung hingga awal April
2019. Selain longsor, bencana banjir harus diwaspadai karena tingginya
curah hujan, terutama di Kecamatan Cisarua, Babakanmadang, Sukamakmur,
Cibinong, Dramaga, dan Kota Bogor. Banjir akan mudah terjadi di Bogor
karena air hujan yang yang turun tidak sesuai dengan saluran air.
Akibatnya banyak air yang meluap.

 

About saeful pks

Check Also

Ibnu Qayyim , Berpolitik Gaya Imam Syafii

pksbogor.id — Ibnu Qayyim Al-Jauziyah cukup panjang membahas apakah politik bertentangan dengan syariat ? Pembahasan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.