Thursday , February 20 2020
Home / Artikel / Apa yang Dilakukan Mentan ? (kader PKS)

Apa yang Dilakukan Mentan ? (kader PKS)

Oleh : Keumala Fitria
Mentan rangkap jabatan selain jadi Mentan juga Kader PKS (xixixixi *tepok jidat* sejak kapan cuma jadi anggota di bilang rangkap jabatan. Kalau begitu cara pikirnya berarti selain jadi Mentan, kader PKS, juga rangkap jabatan jadi kepala keluarga, wali murid, anggota arisan RT/RW, anggota bayar pajak dan rangkap jabatan jadi rakyat Indonesia dong? xixixi.. 
yah semoga aja yang nulis tuh berita dapat honor yang cukup buat makan anak istri trus bisa nulis lebih cerdas ga pakai logika ADP-DPH*Asal Dibaca Pembaca*Dan daPat Honor )
Tapi ini nih yang saya mau infokan. PANEN CABAI !
Menteri Pertanian, Dr. Ir. Suswono, MMA melakukan panen cabai di Kampung Pamubutan, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (30/03). (Panen Cabai! hee kok ga ada beritanya ya di media? ah kalah berita sama eyang subur ๐Ÿ˜› )
Arif Darmono, Ketua Kelompok Tani Cahaya Abadi secara khusus meminta kepada Mentan agar tidak melakukan impor cabai, karena hal itu akan sangat merugikan petani. โ€œBapak tidak perlu impor, insya Allah produksi cabai petani cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,โ€ katanya. ( yang minta pembatasan import siapa? petani lah jawabannya ๐Ÿ˜€ โ€” apakah petani itu kader pks? entahlah yang jelas PETANI itu wong cilik, rakyat Indonesia yang harus di dengar suaranya.)

Ditambahkan Arif, selama ini petani MERASA GELISAH AKIBAT PEMBERITAAN SEJUMLAH MEDIA MASA yang menyatakan bahwa harga cabai di pasaran melambung akibat kurangnya suplai padahal di lapangan, padalah suplai cabai cukup melimpah. ( sabar aja kang.. maklum media masa kan bosnya orang politik jadi kalau berita bagus jangan terlalu berharap di beritakan, coba ada PKSTV hee )
Pendapat Arif diamini Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Sukabumi Asep Sudrajat yang mengatakan bahwa pasokan cabai tidak ada masalah. Berdasarkan data tahun 2012, luas lahan yang ditanami cabai di Kabupaten Sukabumi mencapai 1.024 hektare dengan produksi setiap hektare mencapai 10 ton. ( Alhamdulilah.. wooww 10ton/ha ? jadi *ambil kalkulator* 1.024ร—10 = 10.240 ton! hmmm sebanyak apa ya? *tepok jidat*)

Menanggapi masukan para petani, Menteri Pertanian kembali menegaskan bahwa pemerintah MEMPRIORITASKAN KEPENTINGAN PETANI. Jika ada impor, maka hal itu semata-mata untuk menutupi kekurangan.(ya memang harus begitu pak! Cakepks .. ga cuma mikirin golongan aja, setuju. petani memang harus di prioritaskan ! )

โ€œKalau produksi petani tidak mencukupi kebutuhan dalam negeri, baru kita impor. Produk petani dalam negeri kita prioritaskan, tetapi konsumen juga tidak boleh kita abaikan,โ€ tegasnya. ( ya ya setuju ! petani di perhatikan konsumen juga di perhatikan, matrraaaapks.. nah bgitu dong pak adil ๐Ÿ˜€ )

Sementara itu, agar petani bisa mendapatkan harga yang menarik, Mentan menyarankan agar para petani tidak menanam cabai ketika harga sedang naik.
โ€Jadi kalau petani menanam cabai serentak, panen akan berbarengan dan hasilnya melimpah. Akibatnya harga komoditas akan anjlok ,โ€ jelasnya

( nah ini seharusnya juga di sosialisasi sama media masa, tapi sayang banget dah.. berita macam ini kalah tenar sama eyang subur hee.. oiya mahasiswa pertanian pada kemana ya? yah semoga saja petani Indonesia semakin cerdas! PETANI UNTUNG BANGSA UNTUNG-INDONESIA MAKMUR SEJAHTERA itulah harapan saya ๐Ÿ˜€ )

Sumber :

About pkskabbogor

Check Also

(ikhwan) jaman now

[sebuah renungan] pksbogor.id — Celana jeans dipadu kaos berkerah merk terkenal, rambut klimis tertata rapih, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.