Sunday , December 8 2019
Home / Artikel / "Antara PKS dan Kodok Ngorek" … Opo hubungane??

"Antara PKS dan Kodok Ngorek" … Opo hubungane??

Anda tahu cita-cita apa yang paling populer di kalangan anak-anak?

Coba ajukan pertanyaan ke anak-anak apa cita-cita mereka, maka mayoritas anak Indonesia akan menjawab “menjadi DOKTER”. Penulis coba search apa sebabnya dokter menjadi cita-cita yg populer. Tak mendapat jawaban yang memuaskan. Lalu penulis ingat satu lagu populer anak-anak pada masa lampau, lagu dolanan jawa judulnya “Kodok Ngorek”. Begini syairnya:


Kodok ngorek kodok ngorek
ngorek pinggir kali
teyot teblung teyot teblung
teyot teyot teblung

Bocah pinter bocah pinter
besuk dadi dokter
bocah bodho bocah bodho
besuk kaya kebo

Penulis meyakini lagu inilah yang memotivasi anak-anak jaman dulu tuk menjadi dokter, dan anak-anak jadul itu sekarang menjadi para orang tua yang tetap mengajarkan pada anaknya bahwa cita-cita anak pinter adalah jadi dokter.
Betapa sebuah lagu dolanan bisa mendoktrin anak-anak Indonesia untuk menjadi dokter. Ini mungkin tak terpikirikan sama sekali oleh penciptanya. Sang komposer hanya mengepaskan kata pinter dengan kata dokter saja.


Anda masih ingat Mars Pemilu pada masa orde baru? untuk bernostalgia, ini syairnya:

Pemilihan umum telah memanggil kita
S’luruh rakyat menyambut gembira
Hak demokrasi Pancasila
Hikmah Indonesia merdeka

Pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya
Pengemban Ampera yang setia
Di bawah Undang-Undang Dasar 45
Kita menuju ke pemilihan umum

Lagu tersebut diputar berulang-ulang di RRI dan TVRI sehingga menjadi lagu yang dihafal secara tidak sadar oleh rakyat Indonesia. Walau tidak ada penelitian yg ilmiah tentang korelasi antara tingginya partisipasi rakyat pada Pemilu orba dengan adanya mars Pemilu tsb, penulis meyakini itu ada korelasinya. Mars pemilu tersebut benar-benar penuh semangat, menggunggah rakyat tuk berpartisipasi aktif dalam pemilu.
Bicara lagu dan pemilu, maka kita juga ingat iklan “SBY Presidenku” yang merupakan parodi lagu “Indomie Seleraku”. Lagu Indomie sudah sangat familiar di telinga masyarakat, sehingga ketika itu diganti menjadi “SBY Presidenku” maka alam bawah sadar pendengar akan ikut terbawa ajakan iklan itu. Atau iklan SBY versi “Sajadah Panjang”-nya bimbo, betapa lagu bimbo yang sudah beken itu dengan mudah membentuk persepsi publik bahwa SBY adalah seorang religius tanpa perlu SBY beriklan dengan bicara menukil hadits atau ayat Al Qur’an.
Ya, lagu mempunyai efek mempengaruhi pilihan seseorang. Sekarang pertanyaanya “PKS punya lagu apa untuk menuju PKS 3 Besar???” Apakah nasyid-nasyid haroki itu? Bila lagu Kodok Ngorek medoktrin anak-anak Indonesia memilih Dokter sebagai cita-citanya, maka lagu apa yang akan mendoktrin rakyat Indonesia memilih PKS pada pemilu 2014 nanti?


@SPinandhito


Sumber :
http://www.pkspiyungan.org/2013/03/antara-pks-dan-kodok-ngorek-opo.html

About pkskabbogor

Check Also

Berkah Musyawarah, Salah Maupun Benar Hasilnya

  Musyawarah itu berkah, apapun keputusannya. Berkah saat benar atau pun salah hasil keputusannya. Allah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.